
Pada Desember 2019, Newport News dan Electric Boat menerima kontrak senilai US$ 22 miliar atau Rp 318,8 triliun (kurs Rp14.494) untuk membangun sembilan kapal selam. Itu artinya, satu unit kapal selam Virginia-Class terbaru dibanderol dengan harga sekitar US$ 2,5 miliar atau Rp 36,2 triliun.
Kapal selam Kelas Virginia dilengkapi dengan 12 tabung peluncuran rudal vertikal dan empat tabung torpedo 533 mm. Sistem peluncuran vertikal memiliki kapasitas untuk meluncurkan 16 rudal jelajah yang diluncurkan kapal selam Tomahawk (SLCM) dalam satu salvo, seperti dilaporkan Naval Technology.
2. Kelas Seawolf (Rp79,6 triliun)
SSN Seawolf Class adalah kapal selam serangan cepat bertenaga nuklir. Kapal itu mampau mengankut 116 kru. Seawolf adalah produk dari Perang Dingin, dibuat untuk mempertahankan keunggulan akustik AS atas kapal selam Soviet.
Naval Technology menyebut kapal selam Kelas Seawolf pertama dibangun oleh Electric Boat Division of General Dynamics pada 1989. Sejak saat itu, kapal terus mengalami pengembangan hingga saat ini. Kapal salam itu memiliki kemampuan manuver yang lebih besar daripada kelas Los Angeles, ruang untuk peningkatan dan pengembangan senjata, dan peningkatan sonar.
Seawolf dapat mengelam hingga kedalaan 610 meter dan mampu bergerak dengan kecepatan hingga 35 knot. Seawolf tidak memiliki senjata eksternal. Namun, kapal selam ini dipersenjatai dengan rudal Tomahawk versi serangan darat dan anti-kapal dari Raytheon. Tomahawk memiliki jangkauan 2.500 km.
Melansir USNI, satu unit Kapal selam Kelas Seawolf menelan biaya hingga US$ 5,5 miliar atau Rp 79,6 triliun.

Tinggalkan Balasan