<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Opensea &#8211; Teknologi Eranasional.com</title>
	<atom:link href="https://teknologi.eranasional.com/tag/opensea/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://teknologi.eranasional.com</link>
	<description>Jujur, terupdate dan profesional</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 Feb 2022 23:27:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://teknologi.eranasional.com/wp-content/uploads/2022/02/cropped-WhatsApp-Image-2022-02-09-at-12.56.02-32x32.jpeg</url>
	<title>Opensea &#8211; Teknologi Eranasional.com</title>
	<link>https://teknologi.eranasional.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Diserang Hacker, Pengguna Marketplace OpenSea Dirugikan Karena Pencurian</title>
		<link>https://teknologi.eranasional.com/23511/diserang-hacker-pengguna-marketplace-opensea-dirugikan-karena-pencurian</link>
					<comments>https://teknologi.eranasional.com/23511/diserang-hacker-pengguna-marketplace-opensea-dirugikan-karena-pencurian#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Iman Riyanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Feb 2022 23:27:02 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[hacker]]></category>
		<category><![CDATA[Marketplace Opensea]]></category>
		<category><![CDATA[Opensea]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://teknologi.eranasional.com/23511/diserang-hacker-pengguna-marketplace-opensea-dirugikan-karena-pencurian</guid>

					<description><![CDATA[Eranasional.com &#8211; OpenSea merupakan marketplace NFT (non-fungible token) dilaporkan mengalami serangan phishing dan ratusan token NFT dicuri dari pengguna yang mengklik tautan berbahaya. Upaya hacker ini terjadi pada Minggu (20/2) dan menyebabkan kepanikan di antara pengguna platform tersebut. Sebuah dokumen dari perusahaan keamanan blockchain PeckShield menyebutkan total 254 token telah berhasil dicuri dalam serangan pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-23512" src="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2022/02/1080704_720.jpg" alt="" width="720" height="376" /></p>
<p><strong>Eranasional.com</strong> &#8211; OpenSea merupakan marketplace NFT (non-fungible token) dilaporkan mengalami serangan phishing dan ratusan token NFT dicuri dari pengguna yang mengklik tautan berbahaya. Upaya hacker ini terjadi pada Minggu (20/2) dan menyebabkan kepanikan di antara pengguna platform tersebut.</p>
<p>Sebuah dokumen dari perusahaan keamanan blockchain PeckShield menyebutkan total 254 token telah berhasil dicuri dalam serangan pada marketplace NFT OpenSea tersebut, termasuk sejumlah token dari Decentraland dan token populer Bored Ape Yacht Club (BAYC).</p>
<p>Rangkaian serangan tersebut berlangsung pada pukul 05.00 hingga 08.00 WIB, dan menyasar total 32 pengguna. Molly White, yang menjalankan blog Web3 is Going Great memperkirakan nilai token yang dicuri mencapai lebih dari US$1,7 juta atau sekitar Rp24,42 miliar. Serangan yang terjadi ini dilaporkan mengeksploitasi fleksibilitas Protokol Wyvern, standar sumber terbuka yang mendasari sebagian besar kontrak pintar NFT, termasuk yang dibuat di OpenSea.</p>
<p>CEO marketplace NFT OpenSea Devin Finzer mengutip sebuah thread di Twitter yang menggambarkan serangan dalam dua bagian. Pertama, target menandatangani kontrak parsial, dengan otorisasi dan sebagian besar dibiarkan kosong.</p>
<p>Dengan tanda tangan tersebut, penyerang menyelesaikan kontrak dengan perintah ke kontrak mereka sendiri, yang mengalihkan kepemilikan NFT tanpa pembayaran. Intinya, target serangan telah menandatangani cek kosong, dan setelah ditandatangani, penyerang mengisi sisa cek untuk mengambil kepemilikan mereka.</p>
<p>“Saya memeriksa setiap transaksi,” kata seorang pengguna yang akrab disapa Neso, seperti dikutip The Verge.</p>
<p>“Mereka semua memiliki tanda tangan yang sah dari orang-orang yang kehilangan NFT sehingga siapa pun yang mengklaim bahwa mereka tidak terkena phishing tetapi kehilangan NFT sayangnya salah,” imbuhnya.</p>
<p>Marketplace NFT Terbesar OpenSea Tengah Coba Perbaiki Sistem yang Kena Hacking</p>
<p>OpenSea telah menjadi salah satu perusahaan besar di industri token NFT dengan nilai US$13 miliar atau Rp186,76 triliun dalam putaran pendanaan. Platform ini menyediakan antarmuka yang sederhana bagi pengguna untuk mendaftar, menelusuri, dan menawar token tanpa berinteraksi langsung dengan blockchain. Keberhasilan tersebut tampaknya menghadapi tantangan masalah keamanan yang signifikan. Kini perusahaan perlu menghadapi serangkaian serangan yang memanfaatkan kontrak lama atau &#8216;token beracun&#8217; untuk mencuri kepemilikan berharga pengguna.</p>
<p>Marketplace NFT OpenSea disebut sedang dalam proses memperbarui sistem kontraknya ketika serangan terjadi, namun membantah bahwa serangan itu berasal dari kontrak baru. Jumlah target yang relatif kecil membuat kerentanan semacam itu tidak mungkin terjadi, karena cacat di platform harusnya dieksploitasi dalam skala yang jauh lebih besar.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://teknologi.eranasional.com/23511/diserang-hacker-pengguna-marketplace-opensea-dirugikan-karena-pencurian/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
					<media:content
				url="https://teknologi.eranasional.com/wp-content/uploads/2022/02/1080704_720.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="720"
				height="376">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[1080704_720]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://teknologi.eranasional.com/wp-content/uploads/2022/02/1080704_720-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
													<media:copyright>Redaksi Era</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Menkominfo Buka Suara Terkait Foto Selfie KTP Dijual Jadi NFT di Opensea</title>
		<link>https://eranasional.com/21758/menkominfo-buka-suara-terkait-foto-selfie-ktp-dijual-jadi-nft-di-opensea</link>
					<comments>https://eranasional.com/21758/menkominfo-buka-suara-terkait-foto-selfie-ktp-dijual-jadi-nft-di-opensea#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Era]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jan 2022 05:56:21 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Foto KTP Selfie]]></category>
		<category><![CDATA[NFT]]></category>
		<category><![CDATA[Opensea]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://eranasional.com/21758/menkominfo-buka-suara-terkait-foto-selfie-ktp-dijual-jadi-nft-di-opensea</guid>

					<description><![CDATA[Eranasional.com &#8211; Non Fungible Token alias NFT belakangan ini mendadak menjadi viral di Indonesia karena koleksi ‘Ghozali Erveryday milik pemuda bernama Sultan Gustaf Al Ghozali Banyak warganet yang beramai-ramai ingin mengikuti jejak Ghozali dengan cara menjual NFT di platform OpenSea. Menurut pantauan, mereka banyak yang menjual foto selfie dan makanan, mengunggah promosi gorengan, ayam gepuk. Namun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-21759" src="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2022/01/3D3C4F37-8ED6-4B40-870E-CA91D4E3CA47.jpeg" alt="" width="640" height="425" /></p>
<p><strong>Eranasional.com</strong> &#8211; Non Fungible Token alias NFT belakangan ini mendadak menjadi viral di Indonesia karena koleksi ‘Ghozali Erveryday milik pemuda bernama Sultan Gustaf Al Ghozali</p>
<p>Banyak warganet yang beramai-ramai ingin mengikuti jejak Ghozali dengan cara menjual NFT di platform OpenSea.</p>
<p>Menurut pantauan, mereka banyak yang menjual foto selfie dan makanan, mengunggah promosi gorengan, ayam gepuk. Namun tak jarang juga ada pihak yang sengaja menjual foto KTP dan foto selfie dengan KTP.</p>
<p>Informasi ini dibagikan dalam salah satu unggahan akun Facebook dengan beberapa tangkapan layar. Akun ini menangkap layar unggahan penjualan foto selfie KTP.</p>
<p>Sejumlah pengguna Twitter lalu mengunggah kembali tangkapan layar yang kemudian banyak dibicarakan hingga saat ini.</p>
<p><em>“Terkutula orang2 latahan yang jadiin opensea jadi tempat sampah, NFT yang harusny mensejahterakan kreator seni malah dijadiin ladang “yang penting cuan” dengan hal sampah. Crypto,”</em> tulis akun tersebut.</p>
<p>Banyaknya foto selfie orang memegang KTP di OpenSea it dijual akun ‘Indonesia Identity Card’</p>
<p><strong>Tanggapan Kominfo </strong></p>
<p>Atas kejadian tersebut akhirnya Kementerian Komunikasi dan Indformatika (Kominfo) buka suara.</p>
<p>Menkominfo, Jhonny G.Plate mengatakan telah memerintah jajarannya yang ada di Kominfo untuk mengawasikegiatan operasi platform yang memfasilitasi transaski NFT.</p>
<p>Dalam hal ini Kominfo akan melakukan kooedinasi dengan Bappebti.</p>
<p>“Akan dilakukan koordinasi dengan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) selaku lembaga yang berwenang dalam tata Kelola perdagngan asset kripto,” jelasnya,</p>
<p>Ia menegaskan untik seluruh penyelenggara sistem elektronik (PSE) dalam maupun luar negeri yang bisa diakses di Indonesia (salah satunya NFT, OpenSea) wajib untuk melaksanakan perlindungan data pribadi sosial.</p>
<p>Lantas apa pelaku yang sengaja menjual foto selfie dengan KTP tersebut dapat diberi sanksi?</p>
<p>Jhonny mengatakan PSE lanjut meastikan bahwa platformnya tidak memfasilitasi untuk oenyebaran konten yang melanggar undang -undang.</p>
<p>Seperti yang tercantum pada UU Nomo 22 tahun 2008 tentang PInformasi dan Transaksi Elektronik serta perubahannya dan peraturan pelaksanaannya</p>
<p>Maka dari itu ia menghimbau agar masyarakat dapat menggunakan platform tersebut sebijak mungkin dan menghindari komersilkan data pribadi.</p>
<p>“Karena berisiko menimbulan penyalahgunaan data pribadi oleh pihak lain baik dalam bentuk penipuan, penggunaan identitas tanpa izin serta risiko yang lain,” jelasnya</p>
<p>Lanjut, ia juga mengatakan Kominfo akan bertindak tegas bagi pengguna transaksi NFT yang memperjualbelikan data pribadi milik orang lain</p>
<p>Tindakan akan diambil yakni dengan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untk proses hukum bagi pelaku tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://eranasional.com/21758/menkominfo-buka-suara-terkait-foto-selfie-ktp-dijual-jadi-nft-di-opensea/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
					<media:content
				url="https://teknologi.eranasional.com/wp-content/uploads/2022/01/3D3C4F37-8ED6-4B40-870E-CA91D4E3CA47.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="640"
				height="425">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[3D3C4F37-8ED6-4B40-870E-CA91D4E3CA47]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://teknologi.eranasional.com/wp-content/uploads/2022/01/3D3C4F37-8ED6-4B40-870E-CA91D4E3CA47-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
													<media:copyright>Redaksi Era</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
